Jalan Karang Mulia Kini Sudah Mulus, Warga Gelar Syukuran

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi saat memberikan sambutan kepada warga di Jalan Karang Mulia, Kelurahan Lok Bahu, Sungai Kunjang pada acara syukuran disemenisasinya Jalan tersebut. (Infokaltim.id/Suhardi).
Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi saat memberikan sambutan kepada warga di Jalan Karang Mulia, Kelurahan Lok Bahu, Sungai Kunjang pada acara syukuran disemenisasinya Jalan tersebut. (Infokaltim.id/Suhardi).

Infokaltim.id, Samarinda- Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi menghadiri undangan warga dalam rangka syukuran atas terealisasinya semenisasi Jalan Karang Mulia, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Rabu (29/9/2021).

Subandi mengatakan, acara syukuran yang digelar oleh warga lantaran selama 40 tahun Jalan Karang Mulia tidak pernah dilakukan semenisasi. Sementara ini telah selesai dilakukan pengecoran, sehingga warga merasa senang, akses jalan yang dinanti bertahun-tahun telah mulus dan memudahkan untuk beraktivitas lebih lancar.

“Semenisasi jalan itu dinikmati warga terutama RT 18, 19 dan 21,” ungkap Subandi.

Warga setempat pun antusias melaksanakan acara syukuran atas direalisasikan pembangunan jalan Karang Mulia. Warga pun hadir duduk bersama di atas jalan yang sudah disemenisasi.

Politikus PKS tersebut mengakui, masih banyak akses jalan yang belum dilakukan pengecoran. Kerena keterbatasan anggaran, jika semua usulan masyarakat itu diakomodir, maka anggaran bisa mencapai 20 triliun.

“Sedangkan dana APBD Samarinda hanya mencapai 3 triliun, itu pun lebih banyak membayar pegawai pemerintahan, sisanya untuk pembangunan infrastruktur yang prioritas saja,” ujarnya.

Lanjut dia, sehingga tidak bisa semua program infrastruktur tidak diakomodir dalam setiap anggaran, hanya bisa menunggu giliran untuk dibangun, realitasnya jika warga dapat menikmati jalan yang mulus menanti sampai 40 tahun.

Namun, dikatakan Subandi, bahwa ada program Wali Kota Samarinda, Andi Harun bakal merealisasikan janjinya untuk mengelontorkan dana yang diperuntukan setiap RT sebesar 100-300 juta, dengan dana tersebut setiap RT dapat memanfaatkan pembangunan sarana dan prasarana sesuai kebutuhan warga setiap RT.

“Program itu masuk dalam visi-misi Andi Harun, sementara program itu sudah dibahas bersama DPRD Samarinda, 2022 mendatang bakal digelontorkan setiap RT,” pungkasnya.

Program tersebut, dijelaskan Subandi, bahwa setiap RT boleh memanfaatkan dana itu dengan belanja 60 persen untuk infrastruktur dan 40 persen untuk pembangunan sosial.

“Jadi kalau ibu-ibu butuh rebanan bisa dianggarkan lewat dana RT tersebut,” tutur Subandi.

Dengan ucapan yang dilontarkan Subandi tersebut, ibu-ibu yang hadir dalam acara syukuran sontak merasa senang dengan adanya program yang dicanangkan oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

[SDH | ADS]