Senin, Juli 20, 2026
BerandaBeritaPSSI Gelar Grassroot Festival Sepak Bola Usia Dini di Samarinda

PSSI Gelar Grassroot Festival Sepak Bola Usia Dini di Samarinda

Infokaltim.id, Samarinda– Upaya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk memperkuat pembinaan sejak usia dini kembali terlihat dengan terselenggaranya PSSI Grassroot Festival di Kota Tepian.

Kegiatan yang digelar di Stadion Gelora Kadrie Oening, Sempaja, Minggu (28/9/2025) pagi itu, menghadirkan sebanyak 140 anak laki-laki maupun perempuan berusia di bawah 12 tahun.

Mereka tampil penuh semangat dalam berbagai sesi permainan dan pelatihan yang dirancang sesuai usia.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, yang hadir langsung membuka kegiatan, menegaskan bahwa tujuan festival ini bukan untuk mencari pemenang, melainkan menciptakan suasana riang, menyenangkan, serta menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap sepak bola.

“Alhamdulillah, kegiatan berlangsung lancar. Anak-anak terlihat begitu gembira dan antusias,” ujarnya.

Festival ini merupakan bagian dari rangkaian program nasional PSSI yang digelar di sembilan daerah.

Samarinda menjadi kota kedua setelah sebelumnya berlangsung di daerah lain.

“Ini bentuk dukungan kami bagi pembinaan akar rumput di berbagai daerah,” tambah Yunus.

Sejumlah nama besar di dunia kepelatihan nasional turut hadir sebagai edukator, di antaranya Indra Sjafri, Bima Sakti, dan Mahruzar Nasution.

Kehadiran mereka membuat atmosfer festival semakin meriah.

Bima Sakti menilai anak-anak Kaltim memiliki semangat yang patut diapresiasi.

“Mereka luar biasa, penuh motivasi. Harapannya, kegiatan semacam ini bisa semakin memajukan sepak bola Kaltim,” ucap mantan kapten Timnas Indonesia itu.

Dukungan juga datang dari Jacksen F. Tiago, Direktur Teknik Asprov PSSI Kaltim.

Ia menilai Grassroot Festival memberi manfaat luas, bukan hanya untuk pengembangan keterampilan sepak bola, tetapi juga membentuk interaksi sosial positif di kalangan anak-anak.

“Kami ingin kegiatan seperti ini terus berlanjut di Kaltim. PSSI juga memastikan pelatih-pelatih lokal ikut dilibatkan agar bisa berkembang,” ungkapnya.

Lebih jauh, Jacksen menyebut arahan dari Coach Indra Sjafri juga sudah ditindaklanjuti.

Beberapa peserta yang menonjol telah dicatat namanya dan akan diserahkan kepada tim edukator serta talent scouting PSSI pusat.

“Insya Allah, dalam beberapa tahun mendatang mereka bisa menjadi wajah baru sepak bola Indonesia,” katanya penuh optimisme.

Dengan hadirnya festival ini di Samarinda, PSSI kembali menegaskan komitmennya bahwa pembinaan sejak usia dini adalah kunci utama lahirnya generasi pesepak bola Indonesia yang tangguh di masa depan.

[anr|anl]

RELATED ARTICLES

Most Popular