Infokaltim.id, Tenggarong– Komisi I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong percepatan program sertifikasi tenaga kerja bagi pemuda lokal sebagai strategi meningkatkan kompetensi dan daya saing di dunia industri.
Upaya ini juga dinilai dapat memperluas peluang kerja bagi generasi muda di berbagai sektor, terutama migas dan konstruksi.
Anggota Komisi I DPRD Kukar, Safruddin, mengungkapkan bahwa pihaknya aktif menjalin koordinasi dengan masyarakat dan perusahaan guna menyesuaikan jenis pelatihan dengan kebutuhan lapangan kerja.
“Saya banyak berkoordinasi dengan masyarakat dan pihak perusahaan agar tahu keterampilan apa yang dibutuhkan di lapangan,” ujarnya, belum lama ini.
Ia mencontohkan, baru-baru ini sebanyak 10 pemuda Kukar difasilitasi mengikuti pelatihan bersertifikat di bidang migas sebelum disalurkan bekerja.
“Ada 10 orang yang kami kirim pelatihan untuk mendapatkan sertifikat berbasis migas, karena di Muara Badak ada Pertamina Hulu Sanga-Sanga dan Pertamina Hulu Mahakam,” jelasnya.
Menurut Safruddin, pelatihan bersertifikat tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah, tetapi juga menjadi modal agar tenaga kerja lokal bisa bersaing.
Dia bilang, perusahaan migas di Kukar lebih memprioritaskan tenaga kerja yang telah memiliki sertifikat kompetensi.
“Biasanya setelah pelatihan langsung disalurkan ke perusahaan, karena kami juga mencari tahu kebutuhan mereka,” katanya.
Legislator dari PDI Perjuangan itu menambahkan, program serupa akan diperluas ke sektor konstruksi dan bidang lain sesuai kebutuhan industri di Kukar.
“Harapannya anak-anak muda kita tidak hanya jadi penonton. Mereka harus punya keterampilan dan sertifikat agar bisa bersaing di dunia kerja,” tutupnya.
[rfr|anl|adv dprd kukar]
