
Infokaltim.id, Samarinda- Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra menunjukan solidaritasnya terhadap warga korban kebakaran di Gang Sepakat Kelurahan Masjid Samarinda Seberang, di Jalan Pangeran Bendahara yang terjadi pada Rabu 17 Juni 2026.
Samri mengucapkan turut berduka cita atas terjadinya kebakaran yang merupakan peristiwa yang perlu menjadi renungan dan selalu sabar dalam menghadapi peristiwa tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Dewan dari Dapil II Samarinda Seberang, Palaran dan Loa Janan ini dihadapan korban kebakaran ia menyebutkan, bahwa saat ini warga membutuhkan ulur tangan dari untuk meringankan beban bagi korban dengan beragam bantuan dari masyarakat sekitar.
“Kami turut berduka cita, semoga warga korban kebakaran sabar dan ikhlas, apa-apa yang hilang semoga Allah Swt mengantikan yang lebih banyak lagi yang terbaik. Kami melihat sudah banyak yang membantu berupa sembako atau bahan makanan, sehingga saya berpikir mungkin alat masak yang belum memadai, jadi kami memberikan bantuan berupa tabung gas ke korban kebakaran,” ungkapnya.
Politisi dari Partai PKS ini memberikan bantuan tersebut bagian dari rasa kebersamaannya terhadap masyarakat yang sangat membutuhkan dukungan moril maupun materi terhadap peristiwa yang menimpa mereka.
“Kami memberikan dukungan moril terhadap warga korban kebakaran, bahwa saat ini tiada lain yang kita lakukan kecuali memberikan ruang keikhlasan dan kesabaran dalam menghadapi ujian dan cobaan ini. Kita mengambil hikmah dibalik peristiwa ini, memohon kepada Allah Swt agar memberikan yang terbaik atas peristiwa ini,” ucap Samri.
Selain itu, Samri pun memberikan berupa uang tunai ke korban kebakaran untuk digunakan membelanjakan hal yang dibutuhkan oleh warga.
“Semoga bantuan ini bermanfaat,” ucapnya, saat dirinya didampingi Sekretaris DPC Partai PKS Samarinda Seberang, Asrullah.

Samri mengharapkan, agar Pemkot Samarinda pun segera mengulurkan bantuan terhadap korban kebakaran yang saat ini terdampak kurang lebih 8 Kepala Keluraga yang terdiri atas 15 jiwa atas peristiwa kebakaran yang menghaguskan 4 rumah tunggal dan 1 bangsal 3 pintu.
Diketahui, dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, dugaan sementara adalah akibat arus pendek listrik , yang hingga saat ini masih dalam proses pendalaman dari pihak kepolisian.
[ary|anl|adv]
