Minggu, September 6, 2026
BerandaBeritaKarhutla Kembali Terjadi di PPU, Kali Ini 11,18 Hektare Lahan di Gunung...

Karhutla Kembali Terjadi di PPU, Kali Ini 11,18 Hektare Lahan di Gunung Seteleng Terbakar, BPBD Meluncur ke Lokasi

Infokaltim.id, Penajam– Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Kali ini, kebakaran dilaporkan melanda kawasan RT 06, Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, Jumat (4/9/2026).

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten PPU, kejadian tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.30 WITA. Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 11,18 hektare.

Kawasan yang terbakar merupakan lahan gambut yang ditumbuhi semak belukar serta pepohonan di atasnya. Kondisi tersebut membuat proses penanganan membutuhkan upaya pemadaman dan pendinginan secara menyeluruh untuk mencegah api kembali muncul.

Setelah menerima laporan, tim BPBD PPU langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan sejumlah unsur terkait untuk melakukan penanganan. Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, dunia usaha, hingga masyarakat setempat.

Proses pemadaman dan pendinginan dilakukan menggunakan armada pemadam dari DPKP Pos Penajam, PT Eastkal, dan PT PHKT. BPBD PPU juga mengerahkan unit tangki air serta mesin portable untuk mendukung proses penanganan di lapangan.

Dukungan suplai air turut diberikan sejumlah instansi, di antaranya Polres PPU melalui armada AWC, Disperkimtan PPU dengan armada tangki air, serta Dinas PUPR PPU yang turut mengerahkan kendaraan tangki.

Penanganan berlangsung hingga malam hari. Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD PPU, proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 21.30 WITA. Setelah itu, tim gabungan kembali ke pos masing-masing.

Meski demikian, kondisi di lapangan masih menyisakan sejumlah titik asap yang secara visual belum dapat dipadamkan pada malam hari. Tim gabungan pun merencanakan kembali melakukan pendinginan pada pagi berikutnya guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Hingga laporan dibuat, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

Dalam penanganan Karhutla tersebut, sejumlah unsur turut terlibat, mulai dari BPBD PPU, DPKP PPU, Polres PPU, Polsek Penajam, Disperkimtan, Dinas PUPR, Satpol PP, Koramil Penajam, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Puskesmas Penajam, hingga pihak perusahaan dan Ketua RT 06 Kelurahan Gunung Seteleng.

Adapun kekuatan yang dikerahkan meliputi tiga unit mobil pemadam DPKP Pos Penajam, satu unit tangki dan dua mesin portable BPBD PPU, satu unit AWC serta satu kendaraan operasional Polres PPU, dua unit tangki Disperkimtan, satu kendaraan operasional Satpol PP, satu unit tangki Dinas PUPR, satu unit mobil pemadam PT PHKT, satu unit mobil pemadam PT Eastkal, serta satu unit ambulans Puskesmas Penajam.

Kejadian ini menambah daftar penanganan Karhutla yang kembali terjadi di wilayah PPU dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama, mengingat kebakaran lahan berpotensi meluas apabila tidak segera ditangani, terutama pada kondisi lahan yang mudah terbakar.

BPBD PPU bersama unsur terkait masih melakukan langkah antisipasi melalui pemadaman, pendinginan, serta pemantauan terhadap titik-titik yang masih mengeluarkan asap.

[ihf|anl|adv kmf ppu]

RELATED ARTICLES

Most Popular