Infokaltim.id, Bontang– Pelaksanaan Bontang Open Pickleball dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Kota Bontang sebagai tuan rumah berbagai event olahraga nasional. Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, menyambut positif dukungan anggaran yang telah disiapkan pemerintah daerah untuk menyukseskan turnamen tersebut.
Rustam mengatakan, konsep turnamen terbuka memberikan kesempatan bagi atlet pickleball dari seluruh Indonesia untuk berkompetisi di Kota Bontang. Semakin banyak peserta yang hadir, semakin besar pula dampak ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat.
“Turnamen ini bukan hanya soal pertandingan olahraga. Ada efek berantai yang akan dirasakan banyak sektor usaha di Kota Bontang,” jelasnya, Sabtu (13/6/2026).
Ia mencontohkan, kedatangan peserta secara berkelompok akan meningkatkan kebutuhan akomodasi. Hotel, guest house, homestay, hingga vila diperkirakan menjadi pilihan tempat menginap para atlet dan ofisial selama kegiatan berlangsung.
Tak hanya itu, sektor usaha mikro dan kuliner juga akan memperoleh peluang besar. Menurut Rustam, peserta dari luar daerah biasanya mencari makanan khas maupun produk unggulan lokal sebagai oleh-oleh.
“UMKM kita memiliki kesempatan untuk memperkenalkan produk khas Bontang. Begitu juga pelaku kuliner yang bisa menjadi tujuan para tamu selama mereka berada di kota ini,” ujarnya.
Komisi B DPRD Bontang memandang bahwa penyelenggaraan event olahraga berskala nasional perlu terus didorong karena memiliki manfaat ganda. Selain meningkatkan prestasi olahraga, kegiatan tersebut juga mampu menciptakan perputaran ekonomi baru bagi masyarakat.
Rustam berharap panitia pelaksana bersama Dispoparekraf dapat melakukan promosi secara luas kepada komunitas pickleball di seluruh Indonesia. Dengan demikian, partisipasi atlet dapat meningkat dan target pengembangan olahraga sekaligus ekonomi daerah bisa tercapai.
“Semoga agenda ini berjalan sukses dan menjadi kebanggaan Kota Bontang. Kami berharap peserta dari berbagai provinsi hadir sehingga manfaat ekonominya semakin besar bagi masyarakat,” pungkasnya.
[ayu|anl|adv]
