Infokaltim.id, Tenggarong- Ketua Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Andi Faisal, mendorong perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di wilayah Kukar untuk ikut membina dan mendukung para atlet lokal melalui program “orang tua asuh olahraga”.
Langkah ini dinilai penting agar pembiayaan dunia olahraga tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah daerah.
Faisal menilai, banyaknya perusahaan besar di Kukar seharusnya menjadi potensi nyata dalam memperkuat pembinaan atlet dan peningkatan prestasi daerah.
Ia menyebut peran swasta dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi keterbatasan anggaran agar memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat.
“Harusnya mereka bisa turut membantu masyarakat Kutai Kartanegara, khususnya para olahragawan. Karena di Kukar banyak perusahaan besar,” ujarnya belum lama ini.
Politisi PDI Perjuangan itu meminta Dinas Kepemudaan dan Olahraga, KONI Kukar, serta Bupati Kukar mengambil inisiatif mengundang perusahaan-perusahaan besar agar mau berkontribusi dalam pembinaan atlet daerah.
“Kita berharap Dispora, KONI, bahkan Pak Bupati bisa mengumpulkan perusahaan-perusahaan besar ini agar dapat menjadi orang tua asuh bagi dunia olahraga,” tegasnya.
Ia juga menegaskan, pelibatan swasta tidak akan merugikan siapa pun, melainkan justru memperkuat solidaritas sosial dan rasa tanggung jawab terhadap pengembangan potensi lokal.
“Kami rasa ini tidak akan membuat perusahaan bangkrut. Justru akan mempererat kontribusi mereka terhadap masyarakat,” pungkasnya. [rfr|anl|adv dprd kukar]
