Senin, Juli 20, 2026
BerandaBeritaRSUD AWS Samarinda Miliki Layanan Kedokteran Nuklir, DPRD Kaltim Sebut Lompatan Besar...

RSUD AWS Samarinda Miliki Layanan Kedokteran Nuklir, DPRD Kaltim Sebut Lompatan Besar bagi Kesehatan

Infokaltim.id, Samarinda – Dunia kesehatan Kalimantan Timur mencatat sejarah baru. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) kini resmi menghadirkan layanan kedokteran nuklir lengkap dengan tenaga medis spesialis.

Kehadiran fasilitas modern ini menuai apresiasi dari Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin.

Menurut Fuad, capaian tersebut menjadi terobosan penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Bumi Etam.

Selama ini, fasilitas kedokteran nuklir hanya tersedia di sejumlah kota besar, seperti Jakarta.

“Ini kebanggaan bagi kita semua. Bukan hanya untuk warga Samarinda, tapi juga masyarakat Kaltim bahkan wilayah Indonesia timur. RSUD AWS berhasil menghadirkan layanan yang selama ini sulit dijangkau,” kata Fuad, Senin (22/9/2025).

Fuad menilai, kehadiran layanan kedokteran nuklir akan sangat membantu pasien, khususnya penderita kanker, untuk mendapatkan penanganan medis modern tanpa harus dirujuk keluar daerah.

Selama ini, pasien dari Kaltim kerap harus menjalani perawatan hingga ke Jakarta, bahkan ke luar negeri seperti Malaysia.

“Dengan adanya dokter spesialis kedokteran nuklir, fisikawan medis, serta apoteker pembuat radiofarmaka di AWS, pasien kanker bisa langsung ditangani di Samarinda. Ini jelas memudahkan, sekaligus meringankan beban biaya,” ujarnya.

Pencapaian RSUD AWS ini, lanjut Fuad, tak lepas dari optimalisasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ia menilai langkah pemerintah daerah dalam mendukung pengadaan tenaga ahli dan peralatan modern sudah berjalan tepat sasaran.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa bertambahnya fasilitas akan berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah pasien yang berobat.

Kondisi tersebut bisa memunculkan antrean panjang jika tidak diantisipasi.

“Semakin lengkap layanan, semakin banyak pasien datang. Karena itu manajemen rumah sakit harus menyiapkan strategi pelayanan yang cepat, efektif, dan tidak membuat antrean makin panjang,” tegasnya.

Dengan dukungan sumber daya manusia yang andal, peralatan modern, dan sokongan anggaran daerah, RSUD AWS dinilai berpotensi menjadi pionir layanan kedokteran nuklir di kawasan Indonesia timur.

Fuad menyebut, keberadaan layanan ini bukan sekadar menambah fasilitas rumah sakit, melainkan juga memberi harapan baru bagi masyarakat Kaltim.

Pasien kanker kini memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pengobatan berkualitas tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

“Ini langkah maju untuk kesehatan daerah kita. Harapan kami, AWS bisa terus menjaga kualitas layanan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” pungkas Fuad.

[anr|anl]

RELATED ARTICLES

Most Popular