Selasa, Juli 21, 2026
BerandaBeritaFirnadi Ikhsan Dorong Penggunaan Konstruksi Pile Slab untuk Infrastruktur Jalan di Hulu...

Firnadi Ikhsan Dorong Penggunaan Konstruksi Pile Slab untuk Infrastruktur Jalan di Hulu Kukar

Infokaltim.id, Samarinda- Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Firnadi Ikhsan, menegaskan perlunya penerapan metode konstruksi jalan yang tepat.

Langkah ini guna memperbaiki dan membangun infrastruktur di wilayah hulu Kukar yang banyak terdiri dari rawa dan daerah sekitar sungai.

Politisi PKS itu menyatakan bahwa kondisi geografis di kawasan hulu Kukar berbeda dengan wilayah lain, sehingga penggunaan konstruksi jalan konvensional kurang efektif dan cepat mengalami kerusakan.

Ia mengusulkan agar pembangunan jalan di daerah tersebut menggunakan konstruksi pile slab, yang lebih tahan terhadap banjir dan genangan air.

“Wilayah yang didominasi rawa dan rawan banjir saat air sungai pasang ini sangat cocok jika dibangun dengan konstruksi pile slab atau jembatan layang. Ini akan membuat badan jalan lebih tahan lama meskipun sering terendam air,” jelas Firnadi, Selasa (10/6/2025).

Firnadi juga menambahkan bahwa jalur utama dari Desa Sebelimbingan, Kecamatan Kota Bangun, ke sejumlah desa lain di hulu Kukar, termasuk akses menuju Kutai Barat, merupakan daerah rawan banjir dan tergenang air.

Oleh sebab itu, konstruksi jalan yang sesuai sangat diperlukan agar jalan dapat bertahan dalam jangka panjang.

Menurutnya, meskipun biaya pembangunan dengan konstruksi pile slab cenderung lebih tinggi, hal ini penting untuk menghindari kerusakan yang berulang serta gangguan akses jalan yang kerap terjadi akibat genangan air.

“Jika konstruksi jalan tidak tepat, maka jalanan akan cepat rusak dan putus terutama saat musim banjir, yang tentunya menghambat mobilitas masyarakat dan perkembangan wilayah,” tegasnya.

Firnadi pun mengajak pemerintah daerah Kutai Kartanegara, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat untuk bekerja sama dalam mendukung pembangunan infrastruktur di kawasan hulu Kukar yang memerlukan perhatian dan penanganan khusus.

“Kami berharap adanya dukungan anggaran dan perhatian serius dari pemerintah provinsi maupun pusat agar pembangunan ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Firnadi.

RELATED ARTICLES

Most Popular