Infokaltim.id, Bontang- Penerangan Jalan Umum (PJU) di Bontang masih dinilai belum maksimal oleh legislator Bontang. Pasalnya, di beberapa Kawasan strategis Kota Bontang, lampu penerangan jalan umum malah terbilang minim. Dinas Perhubungan Kota Bontang pun, menjadi sasaran kritikan dari legislator Bontang.
Kritikan tajam ini disampaikan terkait dengan matinya lampu penerangan di area Tugu Selamat Datang, yang dilaporkan sudah gelap selama empat hari tanpa adanya penanganan yang cepat. Sahib menekankan pentingnya agar Dishub proaktif melakukan pengecekan secara berkala, tanpa harus menunggu lampu mati atau menerima laporan dari warga.
“Lampu di sana sudah mati selama empat hari, tetapi Dishub tidak segera mengambil tindakan. Ini menyangkut kenyamanan dan keamanan warga,” ungkap Sahib saat ditemui di Kantor DPRD Bontang pada Senin (7/7/2025).
Politisi dari Partai NasDem ini mendesak agar Dishub dan pihak PLN segera turun tangan untuk memeriksa kondisi di lapangan. Ia bahkan berencana untuk memanggil pihak terkait guna meminta klarifikasi langsung mengenai masalah ini.
“Saya akan panggil Dishub untuk meminta penjelasan mengapa persoalan seperti ini bisa dibiarkan berlarut-larut,” tegasnya.
Menanggapi kritik tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Bontang, Suharto, menyatakan bahwa pihaknya telah menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Sebelumnya, warga juga mengeluhkan kondisi gelap di titik tersebut, yang dianggap berisiko bagi pengguna jalan, terutama pada malam hari.
“Petugas kami sudah berada di lapangan sejak hari ini,” jawab Suharto singkat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Tugu Selamat Datang Bontang merupakan salah satu ikon Kota Taman, yang terletak di perbatasan antara Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Timur. Biasanya, lokasi ini dihiasi dengan lampu warna-warni yang menerangi kawasan tersebut, menjadikannya sebagai tempat berkumpul bagi anak muda dan keluarga untuk bersantai.
Namun, pada Minggu (6/7/2025), area tersebut tampak gelap dan lampu-lampu di sana mati, yang sudah berlangsung selama tiga hari terakhir. Minimnya penerangan di kawasan ini dikeluhkan oleh warga sekitar, termasuk mereka yang melintasi jalan tersebut. Kekhawatiran akan meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas akibat gelapnya jalan menjadi perhatian utama masyarakat.
[RIR/ADV DPRD BONTANG]
