Infokaltim.id, Bontang – Kondisi sejumlah tanaman penghijauan di sepanjang jalan Kota Bontang mulai menjadi perhatian DPRD. Cuaca panas dan kemarau yang cukup panjang disebut membuat sebagian tanaman tampak mengering dan membutuhkan perawatan lebih intensif.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi B DPRD Bontang, Faisal, saat menyampaikan interupsi dalam rapat paripurna terkait tanggapan kepala daerah atas pandangan umum fraksi DPRD sehubungan nota keuangan Perubahan APBD 2026, Selasa (8/9/2026) di Pendopo Rujab Wali Kota.
Politikus NasDem tersebut meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait lebih aktif melakukan penyiraman terhadap tanaman yang berada di sepanjang ruas jalan.
Faisal mengatakan, kondisi tanaman di sejumlah titik terlihat mulai kering akibat minimnya pasokan air selama musim kemarau. “Mohon bantuan OPD terkait. Di tengah jalan itu kira-kira pohon-pohonnya sudah banyak yang kering. Jadi mohon bantuannya, barangkali setiap sore atau pagi bisa disiram,” ujar Faisal.
Menurutnya, perawatan tanaman kota tidak hanya berkaitan dengan estetika, tetapi juga bagian dari upaya menjaga ruang terbuka dan lingkungan perkotaan. Karena itu, penyiraman perlu dilakukan secara rutin, terutama ketika kondisi cuaca sangat panas.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bontang Neni Moernaeni menyampaikan bahwa Pemkot sebenarnya telah memberikan imbauan dan melakukan penyiraman terhadap tanaman yang membutuhkan air.
Namun, kondisi kemarau yang terjadi saat ini dinilai cukup ekstrem sehingga membuat tanaman lebih cepat mengalami kekeringan.
“Sudah diimbau dan sudah dilakukan juga. Tapi memang kemarau ini luar biasa dan dahsyat, sehingga hampir semua median jalan ada yang kering,” kata Neni.
Ia memastikan Pemkot Bontang akan terus mengingatkan petugas terkait agar penyiraman tanaman tetap dilakukan. Menurutnya, pemeliharaan tanaman membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan.
Neni juga meminta jajaran terkait tetap memperhatikan kondisi tanaman di ruang-ruang publik dan sepanjang jalan. Penyiraman diharapkan dapat membantu mempertahankan tanaman agar tidak semakin banyak yang mati akibat kekeringan.
“Insyaallah petugas pertamanan juga selalu kami imbau untuk menyiram tanaman-tanaman. Ini juga menjadi komitmen dan kesadaran semua,” tuturnya.
[ayu|anl|adv dprd btg]
