Jumat, September 18, 2026
BerandaBeritaSambut Bandara IKN, PPU Jajaki Kerja Sama dengan Politeknik Penerbangan Surabaya

Sambut Bandara IKN, PPU Jajaki Kerja Sama dengan Politeknik Penerbangan Surabaya

Infokaltim.id, Surabaya– Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, melakukan audiensi dengan jajaran Politeknik Penerbangan Surabaya.

Audiensi tersebut diterima Wakil Direktur II Bidang Keuangan Politeknik Penerbangan Surabaya, Dr. Bambang Driyono dan sejumlah pejabat dilingkup Politeknik penerbangan Surabaya, Kamis (17/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Mudyat Noor menyampaikan keinginannya agar keberadaan Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) di wilayah Kabupaten PPU dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat PPU sebagai pemilik lahan, terutama dalam membuka peluang pendidikan dan karier bagi putra-putri daerah.

Menurutnya, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memberikan kesempatan kepada generasi muda PPU untuk menempuh pendidikan di Politeknik Penerbangan Surabaya.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap putra-putri PPU mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan di bidang penerbangan sehingga nantinya dapat ikut mengambil peran dalam pengembangan Bandara IKN,” harap Mudyat Noor.

Mudyat Noor juga memaparkan potensi Bandara IKN di kabupaten PPU yang dinilai memiliki keunggulan dari sisi landasan pacu dibandingkan sejumlah bandara yang telah beroperasi di Kalimantan Timur.

“Salah satunya Bandara IKN ini memiliki landasan pacu sepanjang 3 ribu meter lebih, lebih panjang dari Bandara Sepinggan Balikpapan dan Bandara Samarinda. Kami yakin Bandara IKN ini ke depan dapat berkembang menjadi bandara internasional,” katanya.

Untuk mendukung kebutuhan SDM seiring perkembangan Bandara IKN, Pemkab PPU berencana membuka peluang yang lebih luas bagi putra-putri daerah untuk memperoleh pendidikan dan kompetensi di bidang penerbangan.

“Keberadaan perguruan tinggi penerbangan dapat menjadi salah satu pilihan bagi generasi muda PPU untuk meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan diri menghadapi peluang kerja yang akan muncul seiring berkembangnya kawasan IKN,” tutupnya.

Sementara itu Wakil Direktur II Bidang Keuangan Politeknik Penerbangan Surabaya, Bambang dalam paparannya memperkenalkan profil dan perkembangan Politeknik Penerbangan Surabaya, termasuk program studi, mahasiswa, tenaga pendidik, sarana dan prasarana, serta berbagai bentuk kerja sama yang telah dilakukan.

Bambang menjelaskan, Politeknik Penerbangan Surabaya tidak hanya memberikan pendidikan untuk membentuk kompetensi teknis di bidang penerbangan, tetapi juga memberikan pembinaan karakter dan pengembangan soft skill kepada mahasiswa.

Menurutnya, proses pendidikan mahasiswa didukung dengan program pengasuhan yang dilaksanakan secara terintegrasi selama 24 jam, baik di lingkungan asrama maupun kampus. Hal tersebut dilakukan untuk membentuk kedisiplinan, karakter, tanggung jawab, serta kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja.

“Kami tidak hanya membekali mahasiswa dengan kompetensi teknis, tetapi juga membangun karakter dan soft skill. Selama mengikuti pendidikan, mahasiswa mendapatkan pembinaan melalui program pengasuhan yang dilaksanakan di asrama maupun lingkungan kampus,” jelas Bambang.

Ia menambahkan, Politeknik Penerbangan Surabaya saat ini memiliki sejumlah program studi yang dapat menjadi pilihan bagi putra-putri PPU sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan sektor penerbangan.

Bambang juga memaparkan perkembangan kelembagaan Politeknik Penerbangan Surabaya yang telah melalui perjalanan panjang, dari lembaga pendidikan penerbangan hingga berkembang menjadi perguruan tinggi berbentuk politeknik.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Politeknik Penerbangan Surabaya juga menyampaikan kesiapan untuk membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten PPU, terutama dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan bagi putra-putri PPU untuk mendapatkan akses pendidikan penerbangan sekaligus mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri penerbangan.

Pemkab PPU berharap, melalui penjajakan kerja sama dengan Politeknik Penerbangan Surabaya, generasi muda daerah tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan IKN, tetapi dapat mengambil bagian secara langsung melalui pendidikan, kompetensi, dan peluang kerja di berbagai sektor yang berkembang di kawasan tersebut.

Dalam audiensi ini Bupati Mudyat Noor dan rombongan melakukan peninjauan kebeberapa titik pendidikan di lingkungan Politeknik penerbangan Surabaya. Turut mendampingi Bupati PPU, Plt Kepala Dinas Pendidikan PPU, Muchtar, Kepala BPSDM PPU, Khaerudin, Kepala Bagian Pemerintahan, Dahlan dan sejumlah pendamping.

[ihf|anl|adv kmf ppu]

RELATED ARTICLES

Most Popular