Selasa, Juli 21, 2026
BerandaBeritaDarlis Dorong Pemerintah Terapkan Kebijakan Pendidikan Lebih Komprehensif

Darlis Dorong Pemerintah Terapkan Kebijakan Pendidikan Lebih Komprehensif

Infokaltim.id, Samarinda- Komisi IV DPRD Kaltim, memberikan perhatian khusus terhadap rendahnya rata-rata lama sekolah di wilayah ini yang baru mencapai 10,2 tahun.

Kondisi ini dianggap menjadi tantangan serius yang perlu penanganan lebih mendalam.

Sekretaris Komisi IV, M Darlis Pattalongi menyatakan bahwa meskipun program pendidikan gratis melalui inisiatif GratisPol dari Pemprov Kaltim sudah berjalan, tantangan biaya hidup tetap menjadi kendala utama bagi pelajar dan mahasiswa.

“Biaya hidup sehari-hari yang tinggi bukan hanya soal biaya sekolah seperti SPP atau UKT, melainkan kebutuhan pokok yang mempengaruhi kemampuan anak-anak untuk melanjutkan pendidikan,” jelas Darlis.

Menurut Darlis, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam mengatasi masalah ini.

Dia mengajak perusahaan-perusahaan besar di Kaltim untuk turut membantu, terutama lewat program beasiswa yang mencakup biaya hidup bagi pelajar dan mahasiswa.

“Kami berharap dukungan dari sektor swasta dapat melengkapi program gratis pendidikan ini agar lebih efektif dalam meningkatkan angka partisipasi sekolah,” ujar Darlis.

Tak hanya soal biaya, Darlis juga menyoroti pentingnya peningkatan mutu pendidikan.

Ia menekankan perlunya peningkatan kualitas tenaga pengajar serta penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai agar program pendidikan gratis benar-benar memberikan hasil maksimal.

“Jika kualitas guru dan sarana tidak diperhatikan, maka berbagai program pendidikan akan sulit membuahkan hasil yang optimal,” tambahnya.

Darlis juga mengingatkan bahwa pertumbuhan penduduk Kaltim yang cukup tinggi, sekitar 2,8 persen, menjadi alasan kuat bagi pemerintah untuk memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkualitas.

“Berbeda dengan Pulau Jawa yang pertumbuhan penduduknya lebih terkait kebutuhan dasar, Kaltim harus mempersiapkan SDM yang handal sebagai modal utama pembangunan,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES

Most Popular