Infokaltim.id, Bontang – DPRD Bontang juga menerima masukan mengenai distribusi perlengkapan sekolah. Salah satunya terkait sepatu siswa yang memiliki model dan warna seragam sehingga berpotensi tertukar.
Ketua Komisi A DPRD Bontang Heri Keswanto menyebut persoalan itu akan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Salah satu solusi yang memungkinkan ialah memberikan identitas pada sepatu masing-masing siswa.
“Bisa saja nanti nama ditulis di bagian samping atau di dalam sepatu, tetapi teknisnya tentu perlu dibahas dengan Disdik dan disesuaikan dengan juknis,” katanya.
Sementara itu, terkait ukuran pakaian seragam yang terlalu besar atau kecil, Heri menyebut belum menerima laporan yang signifikan. Pengukuran seragam sebelumnya telah dilakukan sehingga ukuran perlengkapan siswa semestinya dapat disesuaikan.
Secara keseluruhan, Komisi A menilai persoalan di sekolah perlu diselesaikan melalui komunikasi yang terdokumentasi dan pembagian peran yang tegas. Pada kunjungan lapangan tersebut, Komisi A DPRD Bontang juga menyerahkan secara simbolis paket perlengkapan gratis.
Bantuan ini merupakan program dari Pemkot Bontang. Paket tersebut berupa buku tulis dan tas. Sementara seragam sekolah sudah dibagikan di SD 002 Bontang Selatan. Saat ini pihaknya masih menunggu kedatangan sepatu sekolah dari pihak penyedia.
[ayu|anl|adv dprd btg]
