Selasa, Juli 21, 2026
BerandaBeritaKomisi IV DPRD Samarinda Dorong Pelatihan Vokasi untuk Tekan Angka Pengangguran

Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Pelatihan Vokasi untuk Tekan Angka Pengangguran

Infokaltim.id, Samarinda – Dalam upaya mengurangi angka pengangguran dan menurunkan tingkat kemiskinan, Komisi IV DPRD Kota Samarinda tengah menggencarkan program pelatihan vokasional yang inklusif dan komprehensif.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menekankan pentingnya pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan keterampilan. Salah satu indikator kinerja utama Pemerintah Kota Samarinda adalah peningkatan kualitas SDM yang bertujuan mengentaskan kemiskinan.

“Pengangguran terbuka di wilayah kami masih sangat tinggi, dan kami ingin mengatasinya melalui pelatihan yang dapat menyerap tenaga kerja,” ujarnya dalam wawancara.

Program pelatihan yang direncanakan bersifat sangat inklusif, tanpa membedakan latar belakang peserta. Baik penyandang disabilitas, mereka yang tidak memiliki ijazah, maupun individu dari berbagai rentang usia dapat mengikuti pelatihan. Hal ini bertujuan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan.

Pihaknya berencana menjalin kerja sama dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti DP2PA, Dinas Pendidikan, dan Dispora Park. Meskipun selama ini telah terjalin kerja sama, Astuti mengakui bahwa implementasinya belum optimal, terutama dalam mengatasi permasalahan pengangguran.

Salah satu tantangan yang dihadapi adalah mindset masyarakat, khususnya generasi muda. Astuti menekankan perlunya pembentukan mentalitas produktif dan semangat kerja yang tinggi.

“Kami ingin mendorong anak-anak muda untuk memiliki produktivitas yang tinggi dan siap menjadi tenaga kerja sesuai kebutuhan masyarakat Samarinda,” tegasnya.

Lebih lanjut, Astuti mengungkapkan bahwa mayoritas warga miskin adalah mereka yang tidak bersekolah, sehingga sulit mendapatkan pekerjaan. Melalui program pelatihan ini, diharapkan dapat memberikan alternatif bagi mereka untuk meningkatkan keterampilan dan peluang kerja.

Proses perekrutan peserta pelatihan dilakukan melalui jejaring sosial mulai dari tingkat RT, kelurahan, hingga kecamatan. Namun, tantangan yang dihadapi adalah rendahnya minat masyarakat, terutama mereka yang telah terbiasa dengan cara-cara mencari penghasilan yang kurang produktif.

Untuk mengatasi hal tersebut, Komisi IV DPRD Samarinda berkomitmen untuk melakukan sosialisasi secara intensif. Tujuannya adalah menarik minat masyarakat untuk mengikuti pelatihan baik soft skill maupun hard skill, sehingga mereka siap memasuki dunia kerja dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.

[Arya|Anl|Adv]

RELATED ARTICLES

Most Popular