Infokaltim.id, Bontang- Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, memberikan apresiasi atas dimulainya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bontang.
Peresmian program tersebut berlangsung di dapur Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta, RT 1, Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat, pada Senin (14/7/2025).
Pada hari pertama program digulirkan, sebanyak 1.635 siswa telah menerima makanan bergizi. Sisanya dialokasikan untuk balita dan ibu hamil, sesuai dengan sasaran utama MBG.
Meski demikian, Andi Faiz menilai kapasitas produksi yang hanya mencapai 3.500 porsi per hari masih jauh dari cukup untuk menjangkau seluruh pelajar di Kota Bontang.
“Dapur yang baru diresmikan memang belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan MBG untuk Kota Bontang. Namun, regulasi sudah memberi ruang untuk penambahan,” kata Andi Faiz saat ditemui usai Rapat Kerja Pandangan Akhir Fraksi di DPRD Bontang, Senin malam (14/7/2025).
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG di seluruh Indonesia, termasuk Bontang, telah memiliki petunjuk teknis (Juknis) yang disusun oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Aturan tersebut tidak hanya mengatur mekanisme pelaksanaan, tetapi juga membuka kesempatan seluasluasnya bagi berbagai pihak untuk ikut berkontribusi dalam penyediaan dapur SPPG.
“Kita di Bontang, seperti halnya daerah lain, diberi ruang melalui jalur kemitraan, koperasi, bahkan perusahaan untuk ikut menjalankan program ini,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.
Program MBG sendiri merupakan agenda prioritas nasional yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto, dengan sasaran utama anak sekolah, balita, dan ibu hamil. Pemerintah berharap program ini dapat mencukupi kebutuhan gizi dan berdampak positif bagi tumbuh kembang generasi masa depan.
“Dengan terpenuhinya jumlah SPPG di Kota Bontang, maka kebutuhan makan bergizi gratis akan bisa menjangkau seluruh kalangan sasaran, dari anak balita hingga pelajar SMA sederajat,” pungkas Andi Faiz.
[RIR/ADVÂ DPRDÂ BONTANG]
