Infokaltim.id, Bontang- Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama NasDem DPRD Kota Bontang menyoroti tidak hanya persoalan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai belum maksimal, tetapi juga pentingnya perhatian khusus bagi kelompok masyarakat rentan.
Kelompok tersebut meliputi penyandang disabilitas, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), serta pelajar dari wilayah pesisir di empat pulau yang ada di Kota Bontang. Tiga di antaranya berada di Kecamatan Bontang Selatan, yakni Kampung Malahing, Tihi-Tihi, dan Selangan, sementara satu lainnya berada di Kecamatan Bontang Utara, yakni Pulau Gusung.
Menurut Anggota Fraksi PKS–NasDem, Saeful Rizal, masyarakat di wilayah dan kelompok khusus tersebut tidak boleh terpinggirkan. Mereka berhak mendapatkan akses yang sama terhadap layanan kesehatan yang memadai serta peningkatan mutu pendidikan.
“Pemerintah kota harus memberi perhatian lebih kepada kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas, ODGJ, dan siswa dari wilayah pesisir yang masih memerlukan dukungan fasilitas untuk menunjang pendidikan,” tegas Saeful.
Pernyataan ini ia sampaikan mewakili Ketua Fraksi PKS–NasDem, Suharno, dalam rapat kerja DPRD terkait pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Raperda RPJMD Kota Bontang 2025-2029. Saeful menegaskan, RPJMD merupakan turunan langsung dari visi-misi kepala daerah terpilih dan harus menjadi pedoman strategis pembangunan.
Lebih lanjut, Saeful menekankan bahwa kelompok warga berkebutuhan khusus merupakan tanggung jawab pemerintah. Karena itu, isu tersebut perlu dimasukkan ke dalam nomenklatur RPJMD agar program pembangunan benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Peraturan daerah ini harus menjadi acuan utama bagi perangkat daerah dalam merealisasikan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bontang,” ujarnya.
Selain itu, Fraksi PKS–NasDem juga mendorong agar pelaksanaan RPJMD dievaluasi secara berkala. Hal ini penting untuk memastikan bahwa perencanaan pembangunan berjalan seimbang dengan perubahan kebutuhan masyarakat dan dinamika yang berkembang.
“Kami berharap agar RPJMD benar-benar mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat serta dilaksanakan secara konsisten dan terukur,” tutup Saeful.
[RIR/ADV DPRD BONTANG]
