Infokaltim.id, Bontang- Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Kota Bontang menyoroti pentingnya peningkatan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan daerah. Hal ini disampaikan oleh Joni Alla’padang saat membacakan pendapat akhir Fraksi PDIP dalam rapat kerja (raker) pembahasan Raperda RPJMD Bontang 2025-2029, yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.
“Kami Fraksi PDIP memberikan catatan, salah satunya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program pembangunan perlu ditingkatkan lagi,” tegas Joni.
Menurutnya, pembangunan berkelanjutan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Bentuknya bisa berupa pengawasan terhadap janji politik kepala daerah yang tertuang dalam visi dan misi, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program kerja. Hal ini, kata Joni, bertujuan untuk menghindari potensi masalah hukum di masa mendatang.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa RPJMD sebagai dokumen perencanaan makro jangka menengah bukan sekadar pedoman teknis, tetapi juga harus bersifat partisipatif dan implementatif. Dengan begitu, seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, dapat berperan dalam mengawal jalannya pembangunan di Kota Bontang.
Selain aspek partisipasi, legislator dapil Bontang Barat itu juga menyoroti pemerataan pembangunan. Ia menekankan perlunya perhatian terhadap infrastruktur dasar di wilayah pesisir serta layanan pendidikan dan kesehatan yang inklusif. Kebutuhan air bersih bagi masyarakat pesisir pun disebutnya sebagai prioritas yang tak boleh diabaikan.
“Pembangunan yang merata adalah kunci agar seluruh masyarakat Bontang dapat merasakan manfaatnya, tanpa terkecuali,” pungkas Joni
[RIR/ADV DPRD BONTANG]
