Senin, Juli 20, 2026
BerandaBeritaKomisi A DPRD Bontang Akan Lakukan Pengawasan Rutin ke Pesantren

Komisi A DPRD Bontang Akan Lakukan Pengawasan Rutin ke Pesantren

Infokaltim.id, Bontang– Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang berencana melakukan kunjungan pengawasan ke sejumlah pondok pesantren di wilayah Bontang.

Langkah ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan dewan terhadap lembaga pendidikan berbasis keagamaan, sekaligus memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan ketentuan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren.

Anggota Komisi A DPRD Bontang, Yusuf, menyampaikan bahwa pengawasan akan dijalankan secara berkala. “Sekarang ini Komisi A bersama tim panitia khusus (Pansus) masih dalam proses pembahasan.

Tentu dengan adanya fasilitasi pesantren ini terkait dengan bantuan, kami setelah berjalan akan melakukan pengawasan atau evaluasi kepada seluruh pesantren yang mendapat bantuan,” ujarnya, Jumat (1/8/2025).

Ia menambahkan, pengawasan akan dilakukan setiap tiga bulan sekali guna menghindari potensi penyimpangan. Menurutnya, langkah ini penting mengingat semakin besarnya perhatian terhadap keselamatan sekaligus kualitas pendidikan di pesantren.

Politisi PKB tersebut menegaskan, meskipun pesantren memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak bangsa, regulasi dan pengawasan tetap dibutuhkan agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran.

“Mungkin nantinya Kementerian Agama bisa terlibat langsung dalam proses pengawasan pesantren sebelum bantuan diberikan. Dengan harapan, bantuan yang disalurkan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi pendidikan dan keselamatan santri,” jelasnya.

Yusuf juga menekankan bahwa salah satu fokus utama dalam pengawasan adalah keselamatan para santri. Ia mengingatkan bahwa orang tua menitipkan anak-anak mereka ke pesantren dengan harapan bisa mendapatkan pendidikan agama sekaligus rasa aman.

“Kami dari Komisi A tentunya tak ingin lagi ada berita-berita viral yang mencoreng nama baik pesantren. Apalagi, orang tua sudah menitipkan anak-anak mereka, tapi justru keamanan dan keselamatan tidak terjamin,” pungkasnya.

[RIR/ADV DPRD BONTANG]

RELATED ARTICLES

Most Popular